Baby Plateby BabyReco
Bahasa Indonesia
← Artikel

Baby Plate · BabyReco

Porsi MPASI 6 bulan: berapa banyak bayi perlu makan?

Porsi awal yang kecil, tanda lapar dan kenyang, serta menyesuaikan MPASI dan susu tanpa jadwal yang kaku.

Bayi berhenti sejenak saat makan sendiri, sementara ayah mengawasi di dekatnya.

ASI atau susu formula tetap menjadi sumber nutrisi utama bayi sepanjang tahun pertama. Saat Anda mulai mengenalkan MPASI, Anda tidak menggantikan susu — Anda menambahkan sesuatu yang baru sebagai pendampingnya.

Suapan Pertama

Berapa banyak yang ditawarkan
Mulailah dengan sekitar 1 hingga 2 sendok teh. Sekali sehari sudah cukup untuk memulai.

Urutan yang bisa Anda coba

  1. Tawarkan sedikit ASI atau susu formula terlebih dahulu untuk meredakan rasa lapar.
  2. Tawarkan MPASI.
  3. Akhiri dengan memberikan susu lagi.

Urutan ini mengurangi rasa terburu-buru saat makan dan membuat seluruh pengalaman terasa tidak terlalu membuat frustrasi.

Ikuti Isyarat Bayi

Bayi akan menunjukkan apa yang dibutuhkannya — Anda hanya perlu memperhatikan isyaratnya.

Tanda bayi ingin makan lagi: mencondongkan tubuh ke depan, mengulurkan tangan ke arah makanan, membuka mulut.

Tanda bayi sudah selesai makan: memalingkan kepala, tetap menutup mulut, mendorong makanan menjauh, menyandarkan tubuh ke belakang.

Ketika bayi menunjukkan bahwa ia sudah kenyang, berhentilah — meskipun Anda merasa ia hampir belum makan apa pun. Jangan membujuk bayi untuk makan satu suapan lagi, menggunakan permainan untuk mengalihkan perhatiannya agar ia makan, atau menambahkan pemanis agar makanan lebih menarik. Jika bayi menangis atau berpaling, waktu makan sudah selesai.

Nafsu Makan Sulit Diprediksi — Itu Normal

Pada beberapa hari, bayi akan makan dengan baik. Pada hari lain, bayi hampir tidak menyentuh makanannya, atau menolaknya sama sekali. Keduanya sepenuhnya normal.

Nafsu makan bayi berubah dari hari ke hari, dan Anda tidak perlu mendorongnya untuk menghabiskan satu porsi. Biarkan bayi menentukan berapa banyak yang dimakannya setiap kali makan.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan

  • Jangan memaksa atau menekan bayi untuk makan.

    Bayi tidak boleh dipaksa menghabiskan makanan di piringnya atau menerima makanan yang ditolaknya, dalam keadaan apa pun.

  • Jangan menggunakan trik atau permainan agar bayi makan lebih banyak.

    Sendok yang dimainkan seperti pesawat, iming-iming, dan cara mengalihkan perhatian mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi mengganggu kemampuan bayi untuk mengenali dan merespons rasa laparnya sendiri.

  • Jangan menawarkan makanan manis sebagai iming-iming.

    Menawarkan sesuatu yang manis agar bayi mau makan makanan utama tidak dianjurkan.

  • Jangan menggunakan makanan untuk menenangkan atau sebagai hadiah.

    Makanan paling baik diberikan ketika tetap dikaitkan dengan rasa lapar, bukan dengan emosi atau perilaku.

Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Tenaga Kesehatan

Konsultasikan dengan dokter anak atau tenaga kesehatan jika Anda tidak yakin apakah bayi sudah siap. Saran yang disesuaikan dengan kondisi bayi sangat penting terutama jika:

  • Bayi lahir prematur
  • Bayi memiliki berat badan lahir rendah
  • Bayi mengalami keterlambatan perkembangan yang memengaruhi gerakan atau koordinasi
  • Bayi memiliki kondisi medis lain yang mungkin memengaruhi proses makan

Sumber (bahasa Inggris)

Informasi umum bukan pengganti saran medis pribadi. Konsultasikan kekhawatiran tentang makan bayi kepada tenaga kesehatan.